Merintis Karier melalui Prodi KPI

Dalam era di mana media dan komunikasi memainkan peran sentral dalam membentuk opini dan pandangan masyarakat, pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Islam dan keterampilan komunikasi yang kuat menjadi aset berharga. Salah satunya sarjana lulusan Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (Prodi KPI) STAIN Teungku Dirundeng. Prodi KPI menawarkan kombinasi unik bagi para lulusan dengan berbagai peluang karier yang menarik dan bervariasi.

Secara umum selama 4 tahun atau 8 semester kuliah di Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, mahasiswa akan mempelajari semua bentuk komunikasi, mulai dari komunikasi personal, komunikasi publik, komunikasi organisasi, dan komunikasi massa. Selain itu, para mahasiswa juga akan belajar strategi komunikasi dan melakukan berbagai praktik yang berhubungan dengan media.

Pada semester awal perkuliahan, biasanya mahasiswa akan bertemu dengan mata kuliah umum seperti Pengantar Ilmu Komunikasi, Teori Komunikasi, Komunikasi Massa, dan Psikologi dakwah, Komunikasi Antar Budaya, dan Komunikasi Antar Pribadi. Memasuki tahun kedua, mahasiswa dapat memilih mata kuliah seperti Komunikasi Islam, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Relations, Hadist Dakwah, Komunikasi Indonesia, Komunikasi Politik,  dan lain sebagainya. Begitu pula pada semester selanjutnya mata kuliah yang dijumpai lebih fokus pada keilmuan Prodi KPI sesuai dengan kurikulum yang ada.

Berbicara tentang dunia kerja, peluang karier yang menanti lulusan Prodi Komunikasi Penyiaran Islam itu sangat banyak. Apa saja pekerjaan yang bisa dilakukan dari lulusan ini? Bidang pekerjaan yang bisa digeluti oleh prodi ini adalah di media massa atau jurnalisme dengan posisi pekerjaan sebagai jurnalis, reporter atau wartawan, penyiar, pembaca berita, hingga analis media. Selain itu, setelah lulus kuliah banyak pula mahasiswa yang bekerja sebagai public relations atau hubungan masyarakat.

Seorang sarjana dari Prodi Komunikasi Penyiaran Islam juga bisa masuk ke dunia advertisingmarketing, maupun broadcasting, seperti bekerja sebagai content creator, youtuber, videografer, penulis skenario, hingga produser TV. Para lulusan dapat bekerja di berbagai jenis perusahaan, agensi, media, instansi pemerintah maupun non-pemerintah.

Selain hal di atas, berikut beberapa peluang karier yang menjanjikan bagi sarjana lulusan Prodi KPI STAIN Teungku Dirundeng:

Media Islamik.

      Media Islamik termasuk saluran televisi, radio, situs web, dan publikasi yang bertujuan menyebarkan informasi tentang Islam dan nilai-nilai yang terkait. Sarjana komunikasi penyiaran Islam dapat bekerja sebagai produser konten, penyiar, editor, atau manajer media sosial untuk media Islamik ini. Tugas mereka termasuk penyusunan program, produksi konten yang relevan, dan mengelola platform media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang Islam.

      Konsultan Komunikasi Agama.

      Dalam masyarakat yang semakin multikultural, banyak organisasi, lembaga pemerintah, dan perusahaan membutuhkan bantuan dalam berkomunikasi secara efektif dengan komunitas Muslim. Sarjana komunikasi penyiaran Islam dapat bekerja sebagai konsultan komunikasi agama, membantu klien dalam menyusun pesan yang sensitif secara budaya dan agama, serta merancang strategi komunikasi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

      • Pendidikan dan Pelatihan

      Lulusan program komunikasi penyiaran Islam juga dapat mengejar karier dalam pendidikan dan pelatihan. Mereka dapat menjadi pengajar atau pelatih dalam lembaga pendidikan tinggi, pusat pelatihan agama, atau organisasi masyarakat yang menyediakan kursus tentang komunikasi Islam. Tugas mereka meliputi pengajaran materi komunikasi, pemahaman budaya Islam, dan praktik-praktik terbaik dalam penyiaran agama.

      • Jurnalis Keagamaan

      Sebagai jurnalis keagamaan, sarjana komunikasi penyiaran Islam dapat bekerja untuk media massa tradisional atau platform daring yang menyoroti isu-isu keagamaan. Mereka bertanggung jawab untuk melaporkan berita, menganalisis isu-isu keagamaan, dan menyajikan perspektif Islam tentang peristiwa-peristiwa dunia. Ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang Islam serta keterampilan jurnalisme yang kuat.

      • Pengembangan Konten Digital

      Dengan pertumbuhan konten digital yang pesat, ada permintaan yang terus meningkat untuk pembuat konten yang dapat menciptakan materi yang menarik dan informatif. Sarjana komunikasi penyiaran Islam dapat mengeksplorasi karier sebagai penulis konten, pembuat video, atau podcaster yang fokus pada topik-topik Islam. Mereka dapat membuat konten edukatif, hiburan, atau inspiratif yang memengaruhi dan menginspirasi audiens mereka.

      Kesimpulan

      Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Teungku Dirundeng menawarkan sarjana peluang karier yang menarik dan bervariasi di berbagai sektor. Dengan pemahaman yang mendalam tentang Islam dan keterampilan komunikasi yang kuat, lulusan dapat memainkan peran yang penting dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan dan membangun pemahaman lintas-budaya. Dengan melibatkan diri dalam industri media, pendidikan, konsultasi, atau konten digital, mereka dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam mendorong dialog antarbudaya dan memperluas pemahaman tentang Islam di saat ini dan masa yang akan datang.

      Penulis ; Al-Munawir (Mahasiswa Prodi KPI semester IV)

      Leave a comment